Peran
utama aplikasi sistem informasi dalam bisnis adalah untuk memberikan dukungan
yang efektif atas strategi perusahaan agar dapat memperoleh keunggulan kompetitif. Peran
strategis sistem informasi ini melibatkan penggunaan teknologi informasi untuk mengembangkan
berbagai produk, layanan, dan kemampuan yang memberikan perusahaan keunggulan
besar atas tekanan kompetitif dalam pasar global. Hal ini menciptakan sistem
informasi strategis, sistem informasi yang mendukung atau membentuk posisi
kompetitif dan strategi dari perusahaan bisnis.
Kejahatan dalam bidang Teknologi Informasi
Modus-modus
kejahatan dalam bidang Teknologi Informasi
Kebutuhan
teknlogi informasi yang berkembang pesat saat ini, sangat dibutuhkan masyarakat
ataupun perusahaan dalam memanfaatkan teknologi informasi tersebut. Baik dari
segi mendapatkan informasi, melakukan peatihan secara online, ataupun saling
mengirim pesat melalui email dan jejaring sosial.
Dalam membangun sebuah
sistem teknologi sistem informasi, harus memperhatikan keamanan teknologi sistem
informasi tersebut. Apabila tidak memperhatikan ataupun lengah dalam
memperhatikan keamanan maka hal yang tidak diinginkan akan terjadi. Kejahatan
yang dapat mengancam bidang teknologi informasi ini dinamakan Cybercrime.
Etika dan Profesionalisme Teknologi Sistem Informasi
1) Pengertian Etika
Perkataan etika atau lazim juga
disebut etik, berasal dari kata Yunani ETHOS yang berarti norma-norma,
nilai-nilai, kaidah-kaidah dan ukuran-ukuran bagi tingkah laku manusia yang baik,
seperti yang dirumuskan oleh beberapa ahli berikut ini :
·
Drs. O.P. Simorangkir : etika atau etik sebagai pandangan manusia
dalam berprilaku menurut ukuran dan nilai yang baik.
·
Drs. Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat : etika adalah teori
tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari segi baik dan buruk,
sejauh yang dapat ditentukan oleh akal.
·
Drs. H. Burhanudin Salam : etika adalah cabang filsafat yang
berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan prilaku manusia
dalam hidupnya.
Paper 2
1. Teknologi
Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Teknologi telah memengaruhi masyarakat dan sekelilingnya dalam banyak cara. Di banyak kelompok masyarakat, teknologi telah membantu memperbaiki ekonomi (termasuk ekonomi global masa kini) dan telah memungkinkan bertambahnya kaum senggang. Banyak proses teknologi menghasilkan produk sampingan yang tidak dikehendaki, yang disebut pencemar, dan menguras sumber daya alam, merugikan dan merusak Bumi dan lingkungannya. Berbagai macam penerapan teknologi telah memengaruhi nilai suatu masyarakat dan teknologi baru seringkali mencuatkan pertanyaan-pertanyaan etika baru. Sebagai contoh, meluasnya gagasan tentangefisiensi dalam konteks produktivitas manusia, suatu istilah yang pada awalnynya hanya menyangku permesinan, contoh lainnya adalah tantangan norma-norma tradisional bahwa keadaan ini membahayakan lingkungan dan mengucilkan manusia; penyokong paham-paham seperti transhumanisme dan tekno-progresivisme memandang proses teknologi yang berkelanjutan sebagai hal yang menguntungkan bagi masyarakat dan kondisi manusia.
Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Teknologi telah memengaruhi masyarakat dan sekelilingnya dalam banyak cara. Di banyak kelompok masyarakat, teknologi telah membantu memperbaiki ekonomi (termasuk ekonomi global masa kini) dan telah memungkinkan bertambahnya kaum senggang. Banyak proses teknologi menghasilkan produk sampingan yang tidak dikehendaki, yang disebut pencemar, dan menguras sumber daya alam, merugikan dan merusak Bumi dan lingkungannya. Berbagai macam penerapan teknologi telah memengaruhi nilai suatu masyarakat dan teknologi baru seringkali mencuatkan pertanyaan-pertanyaan etika baru. Sebagai contoh, meluasnya gagasan tentangefisiensi dalam konteks produktivitas manusia, suatu istilah yang pada awalnynya hanya menyangku permesinan, contoh lainnya adalah tantangan norma-norma tradisional bahwa keadaan ini membahayakan lingkungan dan mengucilkan manusia; penyokong paham-paham seperti transhumanisme dan tekno-progresivisme memandang proses teknologi yang berkelanjutan sebagai hal yang menguntungkan bagi masyarakat dan kondisi manusia.
Paper 1
1. Pengertian Telematika
A. Definisi Telematika
A. Definisi Telematika
Telematika
adalah singkatan dari Telekomunikasi dan Informatika.
Telematika merupakan adopsi dari
bahasa Prancis yang sebenarnya adalah “TELEMATIQUE” yang kurang lebih dapat
diartikan sebagai bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Para
praktisi mengatakan bahwa TELEMATICS merupakan perpaduan dari dua kata yaitu
dari “TELECOMMUNICATION and INFORMATICS” yang merupakan perpaduan konsep
Computing and Communication. Istilah telematika juga dikenal sebagai “the new
hybrid technology” karena lahir dari perkembangan teknologi digital. Dalam
wikipedia disebutkan bahwa Telematics juga sering disebut dengan ICT
(Information and Communications Technology).
Salah satu milis internet Indonesia terbesar adalah milis Telematika. Dari milis inipun tidak ada penjelasan mengapa milis ini bernama telematika, yang jelas arsip pertama kali tercatat dikirimkan pada tanggal 15 Juli 1999. Dari hasil pencarian di arsip mailing list Telematika saya menemukan salah satu ulir diskusi menarik (membutuhkan login) tentang penamaan Telematika yang dikirimkan oleh Paulus Bambang Wirawan.
Salah satu milis internet Indonesia terbesar adalah milis Telematika. Dari milis inipun tidak ada penjelasan mengapa milis ini bernama telematika, yang jelas arsip pertama kali tercatat dikirimkan pada tanggal 15 Juli 1999. Dari hasil pencarian di arsip mailing list Telematika saya menemukan salah satu ulir diskusi menarik (membutuhkan login) tentang penamaan Telematika yang dikirimkan oleh Paulus Bambang Wirawan.
Istilah telematika sering
dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah: Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang
dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications
Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan
pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan
telekomunikasi.
SUPPLY CHAIN MANAGEMENT
Kelompok 7 : 4KA26
·
Alfina octora
·
Fini erna dewi
·
Rizki rahman
·
Budi waskito
·
Luth mursalino
SUPPLY CHAIN MANAGEMENT
Supply
Chain adalah sebuah rangkaian atau jaringan perusahaan-perusahaan yang bekerja
secara bersama-sama untuk membuat dan menyalurkan produk atau jasa kepada
konsumen akhir/pelanggan. Ada tiga aliran dalam supply chain:
1. Material
2. Informasi
3. Dana
Uang
Supply
Chain memiliki tahapan umum, yaitu :
·
Pelanggan
·
Retailer
·
Wholesaler
·
Manufacturer
·
Component
Chain
1 : Suppliers
Merupakan
sumber penyedia bahan pertama seperti bahan baku mentah, bahan penolong, bahan
dagangan dan lainnya.
Chain
1-2 : Suppliers ke Manufacturer
Memiliki
tugas membuat, memfabrikasi, mengasembling,, merakit, mengkonversikan ataupun
menyelesaikan barang. Rantai ertama ini mempunyai potensi untuk melakukan
penghematan.
Chain
1-2-3-4 : Suppliers ke Manufacturing ke Distribution ke Wholesaler
Barang
dapat disalurkan pelanggan, melalui distributor. Barang dari pabrik melalui
gudangnya disalurkan ke gudanr distributor dalm jumlah besar dan selanjutnya
akan disalurkan keada retails.
Chain
1-2-3-4 : Suppliers ke Manufacturing ke Distribution ke Wholesaler ke Retail
Outlets
Pedagang
besar menimbun barang digudang untuk disalurkan lagi ke pengecer. Disini
terdapat kesempatan untuk melakukan penghematan dalam bentuk inventoris dan
biaya gudang.
Chain
1-2-3-4-5 :Suppliers ke Manufacturer ke Distribution ke Wholesaler ke Retail
Outlets ke Customer
Para
pengecer menawarkan langsung keada para pelanggan hal ini termasuk warung, pasar swalayan,
koperasi dan lainnya.
Supply Chain Management
Adalah
manajemen terhadap aliran antar dan diantara tahapan suplly chain untuk
memaksimalkan profitabilitas keseluruhan supply chain. SCM merupakan konsep
yang semakin penting pada era perdagangan bebas globalisasi. Persaingan bukan
lagi roduk melawan produk tetapi kepada rantai asok melawan rantai pasik.
Disamping itu perlu juga diketahui berbagai sifat pergerakan supply chain untuk
berbagai inventory. Beberapa jenis inventory :
1. Barang
Baku
Mata
rantai pertama pada pabrik bahan baku dan terakhir di pabrik pembuatan finished
product. Bahan baku tersebut digabung dengan bahan penolong dan teknologi
tertentu dan diolah menjadi bahan jadi atau setengah jadi.
2. Barang
Setengah Jadi
Bahan
setengah jadi dapat langsung diroses di pabrik yang sama menjadi bahan jadi,
atau dapat langsung dijual kepada konxumen atau komoditas.
3. Barang
Jadi
Permulaan
mata rantai bahan jadi ada di pabrik pembuatannya, sebagai hasil dari
pengolahan bahan baku menjadi bahan setengah jadi. Akhir mata rantai ada
dikonsumen akhir pengguna.
4. Materials
dan Suku Cadang
Inventory
digunakan untuk menunjang abrik pembuatan barang jadi tersebut. Mata rantai
bermula dari pabrik material MRO (Matrials for maintenance, repair and
operaton) dan berkahir diperusahaan pembuat barang jadi.
5. Barang
komoditas
Barnag
yang dibeli perusahaan tertentu sudah dalam bentuk barang jadi dan
diperdagangkan kepada konsumen. Lalu barang ini dapat diroses kembali seperti
dibungkus, atau diperkecil kemasannya. Mata rantai inventory bermula dari
pabrik komoditas dan berkahir ada konsumen.
6. Barang
Proyek
Material
dan suku cadang digunakan untuk membangun royek tertentu. Mata rantai bermula
dari pabrik pembuatan barang-barang dan berakhir di perusahaan pembuat barang
jadi.
Tantangan
dalam Mengolah Supply Chain :
·
Kompleksitas Struktur Supply Chain
Melibatkan
banyak pihak dengan kepentingan berbeda-beda dan perbedaan bahasa, zona waktu
atau budaya antar erusahaan
·
Ketidakpastian
Ketidakpastian
permintaan, asokan, internal kualitas produksi dan lain-lain.
Optimalisasi Supply Chain
a) Tuntutan
pelanggan yang terus berkembang
Persaingan
yang ketat, menuntut konsumen mendapatkan harga yang lebih kompetitif, pilihan
sumber embelian yang lebih banyak, mutu barang yang lebih banyak, ilihan brand
yang lebih banyak, penyediaan yang lebih cepat dan pelayanan yang lebih baik
b) Kekuasaan
retail yang main besar
Tuntutan
consumer yang makin meningkat dengan mengadakan perubahan-perubahan besar.
Cara-cara retail untuk ara consumer
memilih barang dalam pengambilan keputusan seperti membuat display yang menarik
untuk produk tertentu, member diskon, memberikan bonus dna menawarkan secara
lebih aktif
c) Dilemma
dalam pencapaian optimalisasi
Menggalang,
memerbaiki komunikasi harian diantara semua pelaku supply, mulai dari hilir
sampai kehulu guna mencegah kelambatan pengadaan barang maupun enumpukan barang
digudang.
d) Kendala
dalam membangun kepercayaan
Hal
tersebut terjadi karena masih banyaknya
anggapan bahwa suppliers adalah lawan dam berbisnis, anggapan bahwa suppliers
pada hakikatnya mempunyai tujuan yang lain, hubungan jangka pendek yang tidak
saling menguntungkan.
e) Patnering
sebagai suatu solusi
Meyakini
memiliki tujuan yang sama, saling menguntungkan, saling ercaya, bersikap
terbuka, menjalin hubungan jangka panjang, dan terus menerus melakukan
perbaikan biaya dan mutu barang.
f) Teknologi
informasi sebagai katalisator
Keberhasilan
dapat dicapai tanpa menggunakan jasa teknologi informasi seperti hardware,
software, clear information, real time POS (Poin of Sales) information,
customer dan high level effectiveness dan efisiensi.
Peranan
Teknologi Informasi dalam Manajemen Supply Chain
Secara
umum teknologi informasi dalam management supply chain dpaat dilihat dari dua
prespektif besar :
·
Perspektif teknis : dalam fungsi
penciptaan dan penyebaran (gathering, organizing, selecting, synthesizing dan
distributing).
·
Prespektif manajerial :memiliki peranan
minimize rize, reduce costs, add value dan create new realities
Konsep Sistem Informasi Korporat
Terpadu
A. Sistem
informasi terpadu
Adanya
proses ketergantungan antara berbagai perusahaan yang terkait dalam sebuah
sistem bisnis. Aliran entitas yang harus dikelola dengan baik seperti aliran
produk dan jasa, uang dan dokumen. Tugas utama dari sistem informasi terpadu yaitu
mengumpulkan, menciptakan, mengolah data mentah yang berasal dari transaksi
menjadi informasi dan pengetahuan yang berguna serta menyimpan dan
menyebarluaskan data terutama manajemen dan staff internal perusahaan.
B. Arsitektur
sistem informasi korporat terpadu
Dengan
melihat siapa saja yang membutuhkan teknologi seperti konsumen, manajemen, staf
dan rekan bisnis. Komponen utama dalam arsitektur sistem informasi korporat
terpadu adalah selling chain management information system, customer
relationship management information system, enterprise resource planning
information system, management control information system, administrative
control information system, supply chain management information system,
enterprise application intergration information system dan knowledge-tone
applications information system.
C. Strategi
membangun sistem informasi korporat terpadu
Tahapan
evolusinya seperti cross-fungtional business unit, strategic business unit,
intergrated enterprise, extended enterprise, dan inter-enterprise community.
Telematika
A) Apa itu telematika? Telematika merupakan adopsi dari
bahasa Prancis yang sebenarnya adalah “TELEMATIQUE” yang kurang lebih dapat
diartikan sebagai bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi
informasi.
Para praktisi mengatakan bahwa TELEMATICS merupakan
perpaduan dari dua kata yaitu dari “TELECOMMUNICATION and INFORMATICS” yang
merupakan perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah telematika juga
dikenal sebagai “the new hybrid technology” karena lahir dari perkembangan
teknologi digital. Dalam wikipedia disebutkan bahwa Telematics juga sering
disebut dengan ICT (Information and Communications Technology).
Salah satu milis internet Indonesia terbesar adalah milis
Telematika. Dari milis inipun tidak ada penjelasan mengapa milis ini bernama
telematika, yang jelas arsip pertama kali tercatat dikirimkan pada tanggal 15
Juli 1999. Dari hasil pencarian di arsip mailing list Telematika saya menemukan
salah satu ulir diskusi menarik (membutuhkan login) tentang penamaan Telematika
yang dikirimkan oleh Paulus Bambang Wirawan.
Istilah telematika sering dipakai untuk
beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah:
Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang
dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information
and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang
berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan
menggunakan peralatan telekomunikasi.
Secara umum, istilah telematika dipakai juga
untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global
Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi
komunikasi berpindah (mobile communication technology).
Secara lebih spesifik,
istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas
(road vehicles dan vehicle telematics).
B) Kenapa telematika diperlukan? Seiring dengan
perkembangan zaman dimana kebutuhan mendapatkan informasi yang cepat, akurat
dan up to date meningkat, karenanya, kebutuhan penggunaan
telematika tidak dapat dipungkiri lagi.
Contoh:
- pada bidang transportasi, penggunaan telematika dapat memberikan informasi jalur tercepat dan termudah dalam berkendara juga dapat melacak keberadaan suatu kendaraan (penggunaan GPS).
- pada bidang pemerintahan, penggunaan telematika dapat mendukung kegiatan pemerintah dalam memberikan pelayanan prima (misalkan : e_goverment) dan lain sebagainya.
- pada bidang transportasi, penggunaan telematika dapat memberikan informasi jalur tercepat dan termudah dalam berkendara juga dapat melacak keberadaan suatu kendaraan (penggunaan GPS).
- pada bidang pemerintahan, penggunaan telematika dapat mendukung kegiatan pemerintah dalam memberikan pelayanan prima (misalkan : e_goverment) dan lain sebagainya.
C) Kapan telematika digunakan?
setiap waktu, karena kebutuhan akan informasi yang selalu
berubah-ubah dan up todate setiap waktunya.
D) Siapa yang dapat menggunakan telematika?
siapapun dapat menggunakannya, mulai dari anak-anak,
remaja sampai dewasa.
E) Bagaimana telematika itu digunakan?
Perkembangan
Telematika sebelum dan sesudah internet muncul. Banyak cara
mengenai cara bagaimana telematika itu digunakan. Sebelum ada internet
media untuk telematika hanya berupa radio, pager, televisi, telegraf, dan
telepon. Untuk berkomunikasi baik lokal maupun internasional tentunya masih
sulit, karena biaya mahal, bahkan untuk mengirim surat butuh waktu yang cukup
lama. Setelah muncul internet untuk melakukan komunikasi menjadi lebih mudah,
mencari bahan untuk belajar juga lebih mudah. Setelah ada internet
berkomunikasi bisa lebih cepat dan lebih murah, kita tidak perlu membayar tarif
telepon internasional yang mahal bahkan bisa melakukan chatting dan video call.
Mengirim surat juga bisa sampai sangat cepat dengan menggunakan email.
Referensi:
Langganan:
Postingan (Atom)